BANGKA — Ketegangan rumah tangga berujung laporan orang hilang. Seorang perempuan muda bernama Dea Safitri (23) dilaporkan meninggalkan rumah usai cekcok dengan suaminya di Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, dan hingga kini belum kembali.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam, 6 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. Situasi yang awalnya hanya pertengkaran rumah tangga berubah menjadi kepanikan keluarga setelah Dea pergi membawa pakaian dan menghilang tanpa kabar.

Polsek Mendo Barat akhirnya menerbitkan Laporan Orang Hilang setelah suami korban, Ruslan, mendatangi kantor polisi dan meminta bantuan pencarian.

Dalam kronologi yang tercantum di laporan kepolisian, disebutkan bahwa cekcok terjadi antara pelapor dan istrinya sebelum korban memutuskan keluar rumah.

“Setelah cekcok, istrinya langsung keluar rumah sambil membawa tas berisi pakaian,” demikian isi kronologi laporan tersebut.

Ruslan disebut sempat berusaha membujuk sang istri agar kembali masuk ke rumah. Namun upaya itu gagal.

“Pelapor sempat membujuk, tetapi korban tetap pergi,” tulis laporan itu lagi.

Sejak malam itu, keberadaan Dea Safitri belum diketahui. Hingga laporan diterbitkan, perempuan tersebut disebut belum pulang ke rumah suami maupun ke rumah orang tuanya.

Kondisi ini membuat keluarga diliputi kecemasan. Apalagi korban pergi seorang diri pada malam hari tanpa memberikan informasi tujuan keberangkatan.

Berdasarkan data kepolisian, Dea Safitri merupakan warga Desa Petaling, Mendo Barat. Ia memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 160 centimeter, berkulit sawo matang, bertubuh sedang, rambut hitam ikal pendek sebahu, memiliki jerawat di wajah, dan terakhir diketahui mengenakan kerudung.

Pihak kepolisian meminta masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan perempuan tersebut agar segera menghubungi keluarga maupun aparat terdekat.

Laporan orang hilang itu diterbitkan oleh Polsek Mendo Barat, Polres Bangka, pada 8 Mei 2026.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan rumah tangga yang tidak diselesaikan dengan kepala dingin bisa berubah menjadi situasi darurat yang menguras emosi seluruh keluarga. Polisi kini masih menunggu informasi dari masyarakat terkait keberadaan Dea Safitri.